Sword Art Online 015: Alicization Invading
Sinopsis
Sudah dibaca 55 kaliPertarungan mematikan melawan Administrator (Quinella) telah berakhir, namun harga yang harus dibayar terlalu mahal. Kirito berhasil menyelamatkan Dunia Manusia, tetapi ia harus kehilangan sahabat terbaiknya, Eugeo, dan juga "jiwanya" sendiri. Akibat serangan arus listrik misterius di fasilitas Ocean Turtle di dunia nyata, Kirito kini jatuh dalam kondisi katatonik (koma sadar). Ia kehilangan kemampuannya untuk bicara, bergerak, dan berpikir; hanya tersisa refleks memeluk pedang-pedangnya.Alice, yang kini menjadi buronan Gereja Axiom karena memberontak, membawa tubuh Kirito yang tak berdaya kembali ke kampung halamannya, Desa Rulid. Di sana, Alice mencoba hidup damai sambil merawat Kirito, meski harus menelan hinaan dari penduduk desa yang tidak mengakuinya. Alice kehilangan tekad bertarungnya (Willpower) karena merasa gagal melindungi orang-orang yang dicintainya.Namun, kedamaian hanyalah ilusi sementara. Waktu untuk "Final Load Test"—fase akhir penghancuran Underworld—semakin dekat. Gerbang Timur yang memisahkan Dunia Manusia dan Dark Territory (Wilayah Kegelapan) akan segera runtuh.Di sisi lain gerbang, kejahatan murni mulai bergerak. Gabriel Miller, pemimpin pasukan bayaran yang menyerang Ocean Turtle, log in menggunakan akun Super Account: Dewa Kegelapan Vecta. Ia memimpin puluhan ribu pasukan monster—Goblin, Orc, Ogre, dan Dark Knights—untuk satu tujuan: Menyerbu Dunia Manusia dan menangkap "Pendeta Cahaya Alice".Saat api perang mulai membakar desa-desa di perbatasan, Alice dihadapkan pada pilihan sulit: Tetap bersembunyi menjaga Kirito yang lumpuh, atau kembali mengangkat pedang demi melindungi dunia yang dicintai oleh sahabatnya itu?Kenapa Harus Baca?"Volume ini sangat menyedihkan sekaligus indah. Melihat Kirito—yang biasanya menjadi pahlawan tak terkalahkan—kini duduk tak berdaya di kursi roda, sungguh mengaduk emosi pembaca. Fokus cerita beralih sepenuhnya ke Alice. Kita melihat perjuangan batinnya dari seorang Ksatria yang dingin menjadi wanita yang penuh kasih sayang dan rapuh. Ini adalah 'tenang sebelum badai' yang membangun ketegangan menuju perang terbesar dalam seri SAO."
Disclaimer: Kami tidak berafiliasi dengan Reki Kawahara, ASCII Media Works, atau pemegang lisensi resmi lainnya. Ini adalah proyek penggemar. Dukung penulis dengan membeli karya aslinya.