Sword Art Online 025: Unital Ring IV

Sinopsis

Sudah dibaca 53 kali

Pertempuran di dunia Unital Ring mencapai eskalasi yang brutal. Kirito, Asuna, dan para pelindung Log House—yang kini dibantu oleh sekutu pemain Amerika serta penduduk NPC lokal—harus berhadapan dengan teror fisik yang luar biasa: Life Harvester. Monster bos raksasa berbentuk kelabang berwajah manusia ini membangkitkan trauma lama, karena pergerakannya sangat identik dengan Skull Reaper, bos mematikan dari Lantai 75 Aincrad. Belum usai mimpi buruk melawan monster tersebut, Mutasina dari Virtual Study Society akhirnya melancarkan invasi utamanya. Berbekal kekuatan gelapnya, Mutasina secara mengerikan berhasil memperbudak dan mengendalikan pasukan seratus penyihir untuk meratakan markas Kirito. Dengan kerugian jumlah yang absolut dan ancaman kematian permanen di depan mata, Kirito harus memutar otak mencari strategi balasan.
Sementara itu, di Underworld, Kirito dihadapkan pada guncangan emosional yang melumpuhkan. Pertemuannya dengan Komandan Integrity Pilot, Eolyne Herlentz—pemuda yang wajahnya merupakan replika menyayat hati dari mendiang Eugeo—mengorek kembali luka terdalam sang Pendekar Pedang Hitam. Namun, ini bukan waktunya untuk bernostalgia. Percikan perang baru mulai menyala, mengancam kedamaian Underworld yang usianya sudah menginjak 200 tahun. Kirito, Asuna, dan Alice bergegas melakukan perjalanan mendebarkan menuju puncak Central Cathedral. Di sanalah, sebuah reuni yang tertunda menanti mereka: sosok beku dari Selka, serta dua pahlawan dari masa lalu, Ronye dan Tiese.
Kenapa Harus Baca?
"Volume 25 adalah rollercoaster aksi dan intrik yang tidak akan memberi Anda jeda untuk bernapas! Jika Anda merindukan pertarungan bos epik berskala besar yang menuntut kerja sama party layaknya di era awal Aincrad, pertarungan mati-matian melawan Life Harvester akan sangat memuaskan dahaga Anda. Di sisi lain, intrik Underworld semakin kelam. Misteri di balik identitas asli Eolyne Herlentz terus memancing rasa penasaran, sementara perjalanan membangkitkan gadis-gadis yang membeku di Katedral menyajikan payoff emosional yang luar biasa. Reki Kawahara dengan jenius menempatkan Kirito dalam dua krisis serentak: adu taktik bertahan hidup melawan pasukan Mutasina di satu sisi, dan upaya mencegah runtuhnya sejarah Underworld di sisi lain. Ini adalah volume terpadat dan paling menegangkan di arc Unital Ring!"

Disclaimer: Kami tidak berafiliasi dengan Reki Kawahara, ASCII Media Works, atau pemegang lisensi resmi lainnya. Ini adalah proyek penggemar. Dukung penulis dengan membeli karya aslinya.